Jumat, 27 Juni 2014

Pergi Jauh

Dan kadang kala kita menemukan hati dalam kediaman dan kesepian keadaan.
Rasa yang memuncah kemudian surut tatkala tiba pada batasnya
Namun, pengharapan atas rasa tertinggi itu adalah agar ia takkan jauh dari batas semestinya
Ia ingin selalu setia pada skala terbaik
Menghimpun kenyataan atas fakta - fakta
Merajutnya dalam bait seni terindah
Pengagungan pada sang Pencipta, pemilik ajaibnya dunia

Terbata-bata pernah berucap kata ragu
Berbicara keraguan dalam kadar tertentu
Berusaha mengerti maksud satu-satu
Meraba - raba hal terindah di masa itu
Ragu-ragu, haru biru , was-was
Jauh-jauh dari aku
Akan aku hapus kamu dari otakku

Tak ada nelangsa malam-malam bersama
Menundukkan hati
Takluk pada kuasa tertinggi atas diri
Ragu-ragu, haru biru, was-was
Sekali lagi aku ingatkan kamu
Jauh-jauh dari aku
Tak ingin aku terganggu karena kamu
Malam kini aku menyemai kasih dengan-Nya kekasih sejati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Amanah yang Kedua

Lama tak menjumpaimu blog. Belakangan aku sibuk dengan tugas utamaku sebagai ibu dua anak. Tugasku kini bertambah, seiring dengan umurk...