Senin, 16 Juni 2014

Paham

Jejak langkah terlampau jauh
Mengikut bayang diri dari kejauhan
Aku paham, jarak takkan menyatu
Aku paham, kau telah memilih
Sepahamnya aku hingga nalar tak mampu lagi protes
Daya akan hati seakan memudar 
Pendaran atas jiwa yang berbahagia tiada seindah lalu
Jauh, aku tatap parasmu berlatar warna senja

Dentam jantung
Apakah kau rasa?
Meski beribu kali berpaling, sungguh
Waktu mungkin akan memudarkannya
Namun, rasa tetap ada saat bersua
Dentam jantung yang bahkan menggetarkan selingkup tubuh 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Amanah yang Kedua

Lama tak menjumpaimu blog. Belakangan aku sibuk dengan tugas utamaku sebagai ibu dua anak. Tugasku kini bertambah, seiring dengan umurk...