Rabu, 04 Juni 2014

Jika dipertanyakan masalah hati ...

Pada orang yang mencintai dalam diamnya. Meskipun mungkin petuah-petuah telah membuat ia makin menutup diri atas khayal yang tinggi. Namun, tetap saja hati takkan bisa berbohong. Pasti, saat bertemu orang yang disukai perasaan jadi kurang menentu. Jantung deg-degan, salah tingkah, bahkan kadang marah tidak jelas. Saya tidak memungkiri hal itu, dan saya kira semua orang telah mengalaminya. ^_^

Saya senang mengutip, dan men-share kata-kata Bang Tere Liye,  dalam akun facebooknya soal hati dan rasa suka. Penjelasan saya lebih banyak mengarah ke kesimpulan atas apa yang saya pernah baca.

Ketika ada rasa suka sebaiknya jangan diumbar-umbar , kita takkan tahu apakah ia akan bertambah atau berkurang seiring dengan waktu. Setiap hari bilang "cinta" tapi tidak ada keseriusan ke pelaminan, sama saja dengan memberi harapan palsu alias PHP kepada si penanti cinta.

Hmm, jatuh hati memang rumit, dan hati bukanlah halte tempat persinggahan. Hati bisa diumpamakan seperti bendungan. Ia tidak dapat dibuka sembarangan. Jika sembarangan bisa saja menimbulkan bahaya.

Kesabaran dalam penantian saya rasa lebih baik, dan lebih membuat kita terhormat. Memendam perasaan sangat sulit ( saya akui ), tapi kemudian ketika saya berpikir bahwa saya akan mendapatkan yang baik atas penantian dan perbaikan diri, maka kesabaran itu seperti manisan kapas yang hanya terasa sebentar dimulut tapi tetap terasa manis.

Yakin pada Allah, bahwa yang baik akan berjodoh dengan yang baik dan begitupun sebaliknya. Tentu saja hal ini takkan tertukar. Mintalah pada Allah jodoh terbaik dari sisi-Nya seraya berusaha membaikkan diri dalam penantian.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Amanah yang Kedua

Lama tak menjumpaimu blog. Belakangan aku sibuk dengan tugas utamaku sebagai ibu dua anak. Tugasku kini bertambah, seiring dengan umurk...