Senin, 01 September 2014

Sekedar Misteri

Jam berdetak meninggalkan angka-angka yang beranjak pergi
Biarkan malam menunjukkan indahnya 
Bintang-bintang bertabur dengan seenaknya
Ah, bersinar seperti itu dan membuat semesta melihatmu 
Sungguh, aku hanya bisa tersenyum dan tak henti berdecak kagum pada Pencipta mu

Ku edarkan pandangan sekeliling
Menatap punggung seorang insan 
Tak ada kata yang bisa aku ucapkan 
Aku hanya melihat beban berat di pundaknya yang tampak kokoh
Mungkin, orang lain tak melihatnya
Tetapi aku, tanpa sadar telah memperhatikannya lama...
Ingin rasanya berkata "kuatkan dirimu, kau pasti bisa"
Tapi setumpuk kata-kata yang sedianya aku ucap, tersendak di tenggorokan

Dari belakang, aku mengikut jejakmu
Sepertinya pun kau tak menyadari 
Sesampai di tanah berpasir
Ombak menggulung menyentuh kaki
Bulan purnama kian menyinari 
Samar, aku melihat wajah kekalutan yang kau tunjukkan 
Sepertinya rapuh kini mulai menghampirimu

Aku, ingin mendekat dan bertanya.
Lalu, riuh suara-suara langkah kaki berlari menujumu
Sekelompok sahabatmu telah mengambil alih situasi
Lega, senyum simpul bergelayut di wajahmu yang teduh 
Harusnya aku tak penasaran, 
Harusnya aku tak mengikutimu kemari
Lihatlah aku yang selalu ingin tahu keadaanmu 
Bertanya, apa kau baik-baik saja
Berdiri terpaku dan tak bisa berkata-kata

Kau, janganlah menyimpan sedih itu sendiri
Kau, cobalah membuka hati untuk bicara dan menemukan solusi bersama 
Wajah sendumu malam ini ternyata terlihat oleh gadis sepertiku
Gadis yang sok tahu dan selalu penasaran tentangmu 
Engkau seakan-akan misteri yang tak habisnya beredar dalam kasusku 

Tetapi, apakah kau tahu ini?
Apakah kau tahu aku? 
Apakah aku turut dalam daftar orang-orang yang pernah hadir di hidupmu? 
Malam makin larut, baiknya aku beranjak pulang
Menuliskan kisah keingintahuanku malam ini dan kembali di kehidupanku semula
Kau tahu, misteri, aku senantiasa mendoakan kebahagiaanmu 
Sesaat kau berbalik, saat itu pula aku tak ingin menatap kekalutanmu lagi
Tetapi, jika itu terjadi, aku harap 
Semoga ada saja orang yang akan membuatmu tersenyum
Senyum merekah yang kau tunjukkan malam ini.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Amanah yang Kedua

Lama tak menjumpaimu blog. Belakangan aku sibuk dengan tugas utamaku sebagai ibu dua anak. Tugasku kini bertambah, seiring dengan umurk...