Sabtu, 06 September 2014

Lembar

Dalam draf hidupku, telah ku tanam rencana-rencana masa nanti
Dikau yang tergambar samar tak aku sangka ikut tersketsa 
Dahulu kau hanya serupa pikiran lain disisian pikiran terpenting 
Tetapi, sejak kapan sketsa mu yang dahulu samar kian terang 

Kekosongan lembaran baru kuisikan kenangan terbaik 
Hei, tak aku sangka aku pernah menuliskan hal seperti ini
Menyapa dengan polosnya tiap tulisan 
Menyadari berbagai masalah kemudian menuliskannya dan menyampaikannya begitu saja 
Tak aku kira menetap pada lembaran ini cukup lama 
Menatap wajah-wajah manis zaman sekolah
Mengingat nama kawan dari satu kiri ke kanan

Pada draf berikutnya aku kebingungan
Entah mengapa sulit tergambarkan
Oh, iya, ini adalah masa depan yang ingin aku abadikan lagi
Sketsamu sulit aku tebak
Biar kemudian saat di masa ini terjawab sudah 
Seseorang yang juga menggambar sketsaku di masa depannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Amanah yang Kedua

Lama tak menjumpaimu blog. Belakangan aku sibuk dengan tugas utamaku sebagai ibu dua anak. Tugasku kini bertambah, seiring dengan umurk...