Ada masa kita merasa tidak berarti. Melihat perubahan orang lain dan menganggap diri kekurangan. Juga berpikir kalau target hidup kita belumlah tercapai, semua masih belum ada apa-apanya. Pernah, saya berpikir, saya adalah orang yang paling kesepian, saya berusaha mencari kebahagiaan ketika berkumpul dengan kawan-kawan. Saya berusaha bahagia dan mencarinya di kumpulan yang saya bergabung di dalamnya. Ada banyak tanya yang berkumpul di kepala. Apakah saya akan mendapatkan sahabat terbaik ? Apakah cara saya berteman sudah benar? Atau saya adalah orang yang belum bisa berbuat adil dan baik kepada teman-teman saya.
Perenungan adalah jalan terbaik atas kegelisahan saya. Kadang kala, di atas sajadah saya mengungkapkan apa-apa yang tersembunyi dan menyedihkan dalam hati saya. Meskipun saya meyakini Allah Maha Tahu, dan pasti telah tahu apa-apa yang ada dalam hati saya. Tapi, begitulah saya, rasanya sangat lega ketika sudah menyampaikan uneg-uneg saya.. ^_^
Doa dan syukur juga jadi kekuatan saya. Allah, Tuhan yang saya sangat cintai selama ini telah memberikan banyak nikmat. Dalam kesedihan doa selalu menautkan hubungan terbaik, pun ketika berbahagia, syukur atasnya menambahkan nikmat yang sedia diberikan-Nya. Hidup yang kita dedikasikan untuk kebaikan, juga harus membawa kebaikan kepada diri. Sayangi diri dan kemudian kamu akan lebih memberikan manfaat karena kerja-kerja yang dilakukan akan makin baik dengan diri yang terbaik pula.
Allah, ya hadirkanlah Ia dalam setiap langkah. Ia begitu menyayangi kita hambanya, memberikan nikmat, memperkenankan dan mengabulkan doa. Apa yang bisa saya perbuat? Jelas sekali saya manusia yang tidak ada apa-apanya. Masih banyak hamba yang lebih baik dari saya, tapi percayalah, beribadah dengan keikhlasan, senantiasa meminta hanya pada-Nya, dan lakukanlah amalan terbaik yang mampu dilakukan secara rutin, sungguh Allah akan membalasnya dengan berlipat ganda. ^_^
Dalam naungan malam ke-8 Ramadhan, di desaku sejak kecil, Kandeapi. Kotanya yang kian maju dan berbenah ,Maros. Dalam lingkup propinsi Sulawesi Selatan yang berada dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tercinta.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar