Bismillah…
Alhamdulillah,
dapat paket pertanyaan bersama Liebster award yang dikirim Pak Adi alias AR
HAMID MALEWA. Asli, saya kaget, wong blog saya ini masih miskin isi, dan saya masih
kurang pede buat diketahui keberadaannya oleh halayak ramai… hihihi…
Sebagai
bentuk apresiasi buat paketnya, saya berusaha membalas sebisanya. Awalnya,
selidik punya selidik, pertanyaannya bikin saya begidik, bikin saya mau kabur
ke bilik dan ngga pengen kirim balik.
Tapi akhirnya, niatan itu saya tangguhkan dan saya sampaikan terima
kasih buat si AR Hamid Malewa buat award ini. Dan saya menyadari, saya bukan apa-apa
tanpa kalian (berasa terima penghargaan J )
Daaaan
Silakan
menyimak apa yang saya posting… J
Sesuai
aturan Liebster Award di bawah ini…
- Post Award ke Blog anda
- Sampaikan terima kasih kepada
blogger yang mengenalkan award ini & link back ke blognya
- Share 11 hal tentang diri Anda
- Jawab 11 pertanyaan yang diberikan
kepada Anda
- Pilih 11 blogger lainnya dan
berikan mereka 11 pertanyaan yang Anda inginkan
Tibalah
saya pada penyampaian tentang diri sendiri. Mungkin sudah ada hal yang tidak
penting yang sudah diketahui saudara-saudari tentang diri ini , baik yang kenal
lama, baru kenal, atau baru tahu saya hari ini. Ah, dan sekarang saya akan
menyampaikan 11 diantaranya, berhubung saya bukan siapa-siapa, kalau bosan
bacanya, monggo di skip saja… J
- Saya anak pertama dari tiga bersaudara. Lahir di tanah Bugis, Maros, 9 Agustus 1991. Mama dan Bapak memberi nama lengkap KARTINA. Singkat, jelas dan padat ngga menyusahkan saya ketika Ujian Nasional..hohoho. Pernah, teman bertanya arti nama saya, karena bingung saya menanyakannya pada Mama. Beliau bilang, nama saya itu berasal dari sandiwara radio yang selalu didengarnya dulu. Tokoh Kartina memiliki perangai yang baik, seorang Bidan yang punya jiwa sosial tinggi dan akhirnya menikah dengan orang yang baik pula. Sering dengar tentang nama adalah doa? Ya, saya kira Mama mendoakan hal yang sama untuk saya dengan nama itu, meski bukan jadi Bidan… hihihi… J
- Saya memilih nama Asuka Mufarrihah. Asuka dalam bahasa Jepang (hasil googling) berarti besok atau harum. Mufarrihah dalam bahasa Arab (mufarrih) artinya menyenangkan. Nama Mufarrihah sendiri diberikan oleh seorang sahabat ,yang kami belum pernah bertemu sama sekali. Bermula dari sms yang nyasar, kemudian akhwat ini selalu memberikan nasehat pada saya. Dan akhirnya memberikan nama tersebut. J
- Masuk Unhas dan jadi angkatan 2009 di Jurusan Sastra Inggris. Melepas impian menjadi Dokter dan menjalani kuliah Sastra. Ada jalan indah di setiap pilihan dan saya menemukannya, mungkin agak terlambat namun saya bersyukur. Alhamdulillah lulus kemudian di tanggal 9 bulan 9 tahun 2013.
- Kalau sifat, saya banyak diberitahu oleh keluarga dan kawan terdekat. Soalnya saya lamban menyadari…hihihi …Mama bilang saya ini orang yang paling sering menunda-nunda. Bapak bilang saya orangnya kurang hati-hati. Sahabat-sahabat saya bilang saya kadang ceroboh dan sulit menyembunyikan perasaan. Adik-adik kadang ngeluh saya cerewet -_-“ (tapi yakin dan percaya itu untuk kebaikan mereka juga ). Dan belakangan sifat-sifat tersebut saya mengakui semuanya.. Hehehe… Ada juga yang bilang, awalnya kalau baru liat saya kelihatan jutek namun setelah berteman dekat katanya saya asik juga , dan ramah… *olala, ngga maksud muji diri… :3
- Nah, kalau sifat yang telah saya teliti kebenarannya memang terkandung di saya adalah : pelupa, kadang heboh sendiri, kadang sedih ngga jelas, keras kepala, suka duka banyak diadukan ke Allah dan pelampiasan terbaik atas kekecewaan saya adalah tidur. Hehehe… Penilaian lebih lanjut tentang sifat mungkin bisa kalian rangkum sendiri setelah terlibat beberapa pertemuan dengan saya.. *alah J
- Selain mengagumi budaya Bugis dan mencintai keragaman Indonesia, saya kecantol dengan kebudayaan di Asia Timur ( Tiongkok, Korea, dan Jepang ). Diperkuliahan saya mengambil tiga mata kuliah pilihan ini. Lalu, mengikuti kursus bahasa Korea (sepertinya kerjasama kampus dan lembaga dari sana) yang dibimbing langsung oleh seorang dosen asli Korea.
- Paling senang nonton Anime Jepang. Cerita tentang anak sekolahan di sana, detektif, petualangan dan misteri adalah topik yang paling senang saya tonton. Ide dan fantasi yang disajikan membuat saya kagum, belum lagi ada nilai moral yang turut disampaikan. J
- Golongan darah saya “ O “, sepertinya akan banyak penilaian yang timbul di kepala kalian, dan sepertinya itu ada kaitan dengan sifat saya ( mungkin) …hehehe
- Warna-warna cerah menjadi kesenangan saya, semisal, merah jambunya Sakura, kuningnya bunga Matahari dan putihnya bunga Daisy serta tentu saja hijaunya dedaunan. Bintang-bintang di langit selalu memikat mata saya, dan suatu saat saya ingin merasakan salju.
- Coklat dan es krim, dua makanan yang paling cepat bikin mood saya normal lagi… hihihi…Mama pernah geleng-geleng gara-gara saya makan terlalu banyak (menurut beliau). Kekhawatiran Mama beralasan… hihihi
- Menginjakkan kaki di luar negeri ini adalah salah satu impian saya, entah itu lewat kepenulisan, usaha yang saya geluti atau beasiswa ^_^
Sekian pembahasan tentang diri saya,
sok atuh, kita lanjut menjawab paket pertanyaan dari Pak Adi, yang sempat bikin saya
geleng-geleng, garuk-garuk, mikir panjang, dan akhirnya, ini dia :
- Lebih utama mana, logika, insting, atau intuisi? Kenapa?Ketiga-tiganya tergantung dari si pengguna. Tetapi sepertinya intuisi ini yang paling banyak diasah. Namun, saya sepertinya lebih condong ke naluri yang kemudian disandingkan dengan logika ketika mengambil keputusan. *ah, sepertinya saya masih harus memahami diri sendiri… J
- Menurut kalian,
definisi keren untuk anak muda apa sih?
Pandai mengambil inisiatif, bertanggungjawab, cinta orang tua,
bermanfaat kepada sesama, dan berpegang teguh pada ajaran agama serta
mengamalkan apa yang telah diperintahkan-NYA
.
- Bagaimana jika
calon suami/istri kawan-kawan sekalian punya masa lalu yang suram?
Setiap orang memiliki masa lalu masing-masing begitu juga aib
yang kemudian Allah tutup rapat-rapat. Setidaknya, si calon mengungkapkan
mengenai hal ini, keterbukaan dan kejujuran itu juga perlu dalam membina suatu
hubungan. Tinggal bagaimana kemudian kita mengatur penerimaan kekurangan itu
dan berusaha untuk saling melengkapi. Selain itu, dia bertekad berubah dan
bersungguh-sungguh takkan mengulangi perbuatan yang membuatnya kembali merugi.
- Pernah
berkunjung ke rumah ini: Hamid Malewa, (sempatkan
yang belum), hal apa yang kawan sekalian bisa temukan?
Bisa
dibilang, sering, hehehe….
Saya
suka dengan serial cangkir dan juga konten lainnya. Saya mengambil banyak
pelajaran dari tulisan pak Adi di blognya ini…
- Seberapa jauh
prinsip pribadi itu bisa dipertahankan?
Selama
masih diberi kehidupan, dan tidak membawa kerugian bagi orang lain. Pemahaman
yang makin bertambah seiring waktu akan membuat kita menyesuaikan prinsip yang
selama ini kita pegang, bisa saja ia bergeser atau malah sebaliknya.
- Bagi yang
mengenal saya, yang sudah lama, termasuk yang baru baca 11 poin tentang
saya, apa komentarnya?
Pandai
bergaul, bisa klop dimana saja, punya semangat tinggi, gigih mempertahankan
pendapat, susah diem, dan saya yakin ada suatu saat kamu bakal pake sepatu…hehehe.
Karena
baru kenal, saya hanya tahu mendeskripsikanmu dengan kata-kata di atas…
- Bagaimana
menurut tafsir kawan sekalian dengan kata ini: Berdamai dengan Diri
Sendiri?
Menerima
bagaimana keadaan diri, menguapkan kekecewaan tanpa perlu mengendapkannya
lama-lama di hati.
- Apa standar atau
ukuran kebahagian bagi kawan sekalian?
Saya
bisa mendapatkan kebahagiaan dimana-mana, misalnya saja makanan kesukaan yang
dimasak Mama hanya untukku.. hehehe. Rada gombal sih, tapi, saya sudah bahagia
jika melihat kebahagiaan di sekeliling saya…hihi
- Medsos bagi
kawan sekalian adalah?
Penghubung
antara kawan – kawan, dari zaman SD sampai kuliah. Penyambung informasi.
Intinya peranan medsos cukup penting.
- Menikah bagi
kawan sekalian adalah? Kriteria suami/istri yang kalian dambakan? Dan,
bagaimana jika pasangan kalian tidak seperti kriteria itu? (korupsi dua
pertanyaan :D)
Uhuk…uhuk.. pertanyaannya itu loh…
-
Menikah adalah salah satu fase kehidupan yang di sana kita bisa
berupaya dan kemudian meraih ridho-Nya. Hal yang sakral dan merupakan tempat
mengaplikasikan ilmu-ilmu yang telah kita siapkan sebelumnya. Kedua orang yang
terlibat, mereka saling membahagiakan, dan saling mendukung serta melengkapi
satu sama lain.
-
Masalah kriteria, wah, gimana ya, semua orang pasti ingin yang
terbaik. Tapi bagaimana ingin mendapatkan yang baik jika kita belum baik.
Pandangan gagah dan cantik itu relatif. Pemahaman agamanya jika bisa lebih
ketimbang istri, biar mampu mengayomi dan mengingatkan. Yang jelas jika telah
komitmen, si suami pasti akan jadi pribadi yang pekerja keras dan bertanggung
jawab. Hehehe, kurang lebih itu.
-
Mm, kembali lagi, bagaimana kami bisa saling melengkapi
kekurangan dan melebihkan kelebihan yang kami punya. Allah pasti sudah
menyediakan yang terbaik buat kita. Kata bang Tere “jodoh ngga akan tertukar” J
- Jika ada dua hal
yang bisa segera kawan sekalian dapatkan sekarang, hal apa yang paling
kalian inginkan?
Jika
bisa saya mau :
-
Mewujudkan
impian Bapak dan Mama ke tanah suci sama-sama
-
Travelling
ke Jogja dan Lombok… hihihi…
Nah, karena
pembahasan tentang diri sendiri sudah selesai, begitu juga menjawab pertanyaan Pak Adi yang super bikin pusing,
sekarang saatnya paket pertanyaan untuk penerus berikutnya… J
Kalau saya
agak bingung kasih pertanyaan. Kalau bisa pertanyaannya kembali yang kesebelas
di atas saja ya. Hehehe…
Mm, k’ Qia, k’ Asra dan Taufiq serta sahabatku Mey, terima award ini ya… sekaligus Nahla, Irna dan Ismi balas juga dong…hihihi ….
Arigatou….


Tidak ada komentar:
Posting Komentar