Sabtu, 31 Mei 2014

Andai

Kadang aku tak perlu berucap
Kadang aku tak perlu berlaku
Tatap mata sudah menerjemah
Baris kata yang ingin aku ucap
Gerik diri jadi gambaran laku atas hati

Terlalu banyak cerita romantis
Terlalu banyak kisah miris hati bertepuk sebelah
Terlalu banyak rindu yang menyurat tak tebalas
Bagaimana aku menggambarkan laraku ?
Setidaknya , aku hanya memberi senyum terhangat

Senja kali ini, aku mengingatimu
Di beranda menghadap  taman
Dilatari warna oranye sang cahaya senja
Menyeruput teh khas
Mengangankan tentang kita

Ah, buru-buru melupa
Kau mungkin takkan mengangankan yang sama
Senyum sendiri
Ya, senja itu
Aku menertawai diri yang terlampau menyedihkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Amanah yang Kedua

Lama tak menjumpaimu blog. Belakangan aku sibuk dengan tugas utamaku sebagai ibu dua anak. Tugasku kini bertambah, seiring dengan umurk...