Dalam tautan pada pemegang takdirku
Penguasa atas diri dan dunia yang aku huni
Lantunan firman indah yang takkan puas terapal
Yang maksudnya membuatku melelehkan air mata
Kata sederhana, sesyukur-syukur diri
Mungkin takkan mencapai berbagai nikmat yang Engkau beri
Biarkan aku menggenggam iman
Menggenggamnya tak lepas dan istiqomah
Bergantung pada-Mu meraih ridho-Mu
Kadang pikiranku merangkai tanya yang mengendap...lama..
Untuk apa aku di dunia?
Mengapa harus aku yang hidup?
Jalan apakah yang benar untukku?
Kau sampaikan jawab atas tanyaku
Lewat perantara makhluk yang sungguh mencintaimu
Sebesar-besarnya cinta pada Robb-nya
Membuka mataku akan indahnya apapun yang Kau buat
Kehidupan fana pengajaran bagiku takkan luput
Akhirat, tempat yang dipenuhi tanda tanya untukku
Kematian, entah bagaimana kemudian akhirnya aku terima
Akankah dia husnul khotimah atau sebaliknya?
Engkau menguatkan kala ketakutanku.
Engkau melapangkan kala kesempitanku
Aku takkan pernah tahu bagaimana aku kembali pada-Mu
Namun, aku berharap
Harap meraih ridho-Mu
Rabu, 27 Agustus 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Amanah yang Kedua
Lama tak menjumpaimu blog. Belakangan aku sibuk dengan tugas utamaku sebagai ibu dua anak. Tugasku kini bertambah, seiring dengan umurk...
-
Bismillah, Kali ini ikut challenge dari Blogger Perempuan, selama 30 hari menulis blog sesuai dengan topik yang sudah ditetapkan. ...
-
Bismillah, Tema hari keenam adalah menceritakan lima fakta tentang diri sendiri... Mmm, baiklah akan saya coba ceritakan ~_~ - Moo...
-
Merenung tertunduk pada jalannya hati Tak tahu arah membawanya berlari Riuh, sorak sorai tak peduli Berbalik arah tak mungkin lagi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar