Rabu, 24 Desember 2014

Mama

Pagi ini dengan wajah yang masih sama-sama asli bangun tidur
Eh, tapi Mama, bangun lebih dulu ketimbang aku

"Ma, selamat ulang tahun, barakallah "

Ucapan untuk beliau kali ini diikuti dekapan dariku juga dengan cipika-cipiki alias cium pipi kanan dan kiri. Ma, udah wudhu kok , jadi wajahku dijamin bersih ^_^

Ma, maafkan putrimu, masa kini, aku belumlah laik dikata anak berbakti.
Ma, maafkan putrimu, masa kini, aku belumlah mampu mengabulkan keinginanmu
Ma, kadang pula selisih pendapat antara kita membuat kata-kata terasa janggal terucap seperti biasa
Namun, takkan lama kita kembali bertukar pandangan
Ya, itu tentang kehidupan, masa lalu yang jadi pelajaran, masa kini tempatmu berdiam, dan masa depan yang ingin kau pandang bersama anak dan cucu

Do'akan aku Ma, kelak, insya Allah, aku akan memiliki profesi yang sama denganmu kini... ^_^

Dan tentu saja, setiap hari adalah hari untuk Mama

* inspirasi tulisan ini http://yayujapan.wordpress.com/2013/02/28/profesi-saya/

Rumah, 22 Desember 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Amanah yang Kedua

Lama tak menjumpaimu blog. Belakangan aku sibuk dengan tugas utamaku sebagai ibu dua anak. Tugasku kini bertambah, seiring dengan umurk...