Sabtu, 24 Januari 2015

Lupa

Ingat?
Aku kerikil yang diletakkan di sekitar dahanmu yang agak rapuh
Kemudian pemilikmu menjauhkan aku

Ingat?
Aku hujan yang jatuh di tempatmu mekar kini
Namun, aku harus kembali lagi ke langit tersebab kau telah berbahagia lagi

Ingat?
Aku angin
Membuatmu sejuk sesaat dan membelai helaian mahkota bunga yang tampak darimu

Ingat?
Aku
Telah berapa lama memperhatikan
Telah berapa lama berdiri di tempat pertama bersua
Telah berapa lama menanyakan kabar yang tak terjawab

Lalu?
Ya, sepertinya kau lupa
Tak masalah, sepertinya aku memang sering terlupakan
Aku menunduk sejenak
"Semua tak ingat ataupun peduli"

Sejenak, langkah mengarah padaku
"Aku memperhatikanmu dan peduli padamu"
Sapaan itu
Tanpa sadar, ternyata ada yang sama denganku
Terlupa namun bisa jadi hanya ingin merasa asing


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Amanah yang Kedua

Lama tak menjumpaimu blog. Belakangan aku sibuk dengan tugas utamaku sebagai ibu dua anak. Tugasku kini bertambah, seiring dengan umurk...